LATEST NEWS

For Indonesia Only : Rerun of the drama "SIGNAL episode #8"

Terima kasih sudah menjadi penonton setia WAKUWAKU JAPAN.

Kami telah menayangkan episode terbaru dari drama "SIGNAL" yaitu episode #8 pada hari Sabtu 9 Juni 2018 lalu. Namun demikian, terdapat problem dimana subtitle Bahasa Indonesia tidak muncul yang disebabkan kesalahan teknis pada sistem kami. Untuk itu, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan tersebut.

Kami informasikan bahwa penayangan ulang dari episode #8 tersebut di atas dijadwalkan sbb:

* Jadwal tayang ulang (re-run) SIGNAL episode #8:

Jum'at 15 Juni 2018, pukul.23:00-24:00
Sabtu 16 Juni 2018, pukul 14:00-15:00
Sabtu 16 Juni 2018, pukul 16:00-17:00

* Episode re-run ini hanya akan tayang di wilayah Indonesia saja. Dengan demikian, Electric Program Guide (EPG) pada televisi dan jadwal tayang program pada website ini tidak berubah.
* Episode #9 akan ditayangkan sesuai dengan jadwal semula, Sabtu 16 Juni 2018, pukul 20:00.

Sekali lagi, kami mohon maaf atas ketidaknyamananan ini, dan terima kasih untuk selalu memberikan dukungan pada channel WAKUWAKU JAPAN.

<About WAKUWAKU JAPAN Corporation>

  • Company Name: WAKUWAKU JAPAN CORPORATION
  • Address: 1-7-1 Akasaka, Minato-ku, Tokyo 107-0052 Japan
  • Established: 1 May 2015
  • Capital Investment: JPY 5,500,000,000
  • President & CEO: Masafumi Kawanishi
  • Shareholders: Sky Perfect JSAT Corporation 60% Cool Japan Fund Inc. 40%

<What is WAKUWAKU JAPAN?>

Official Websitehttp://www.wakuwakujapan.com/
WAKUWAKU JAPAN is a Japanese general entertainment channel, airing 24 hours a day, and offering variety of programs in the local language. Through the broadcasts and its promotional activities, WAKUWAKU JAPAN aims to show to its viewers the Japan of today, along with its entertainment, culture and the many local goods from all around Japan to increase the viewers’ interests of Japan.

WAKUWAKU JAPAN is currently airing in 8 countries/territories, which are Indonesia, Myanmar, Singapore, Thailand, Taiwan, Sri Lanka, Vietnam and Mongolia.